June 30, 2015
June 26, 2015
FIFA STREET : ARGENTINA VS COLOMBIA
- * Kolombia punya kemampuan mumpuni dalam melakukan crossing dan melepas umpan jitu dari sepak pojok.
- * Argentina unggul dalam penguasaan bola dengan capaian 70,31 persen selama mengikuti fase grup.
- * Kolombia minim dalam produktivitas gol selama mengikuti babak kuarterfinal di babak penyisihan grup.
- * Argentina hanya kalah dua kali dalam 11 pertemuan melawan Kolombia di ajang Copa America (tujuh kali menang, tiga kali imbang).
- * Argentina telah menjalani tujuh laga tanpa mengalami kekalahan di Copa America (tiga kali menang, empat kali imbang)
- * Cafeteros hanya memasukkan satu gol dari empat laga terakhir Copa America.
- * Aguero, menjadi pencetak gol terbanyak Argentina dalam Copa America 2011 dengan mengemas tiga gol.
- * Argentina menjadi tim yang paling banyak melepas tembakan tepat sasaran di Copa America 2015 (18 tembakan).
- * Kolombia bersama dengan Ekuador menjadi tim yang laping banyak melepas umpan tarik (70), termasuk dari sepak pojok.
OPPO R7 Video Unboxing
Network Technology GSM / HSPA / LTE
Launch Announced 2015, May
Status Available. Released 2015, May
Body Dimensions 143 x 71 x 6.3 mm (5.63 x 2.80 x 0.25 in)
Weight 147 g (5.19 oz)
SIM Dual SIM (Nano-SIM/ Micro-SIM, dual stand-by)
Display Type AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
Size 5.0 inches (~66.7% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 1920 pixels (~445 ppi pixel density)
Multitouch Yes
Protection Corning Gorilla Glass 3
- Color OS 2.1
Platform OS Android OS, v4.4.2 (KitKat)
Chipset Qualcomm MSM8939 Snapdragon 615
CPU Quad-core 1.5 GHz Cortex-A53 & quad-core 1.0 GHz Cortex-A53
GPU Adreno 405
Memory Card slot microSD, up to 128 GB (uses SIM 2 slot)
Internal 16 GB, 3 GB RAM
Camera Primary 13 MP, 4128 x 3096 pixels, Schneider-Kreuznach optics, phase detection autofocus, LED flash
Features Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama, HDR
Video 1080p@30fps
Secondary 8 MP
Sound Alert types Vibration; MP3, WAV ringtones
Loudspeaker Yes
3.5mm jack Yes
Comms WLAN Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth v4.0
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS
Radio To be confirmed
USB microUSB v2.0, USB Host
Features Sensors Accelerometer, proximity, compass
Messaging SMS (threaded view), MMS, Email, Push Email
Browser HTML5
Java No
- Fast battery charging: 75% in 30 min
- Active noise cancellation with dedicated mic
- MP4/H.264 player
- MP3/WAV/eAAC+/FLAC player
- Document viewer
- Photo/video editor
Battery Non-removable Li-Po 2320 mAh battery
Stand-by
Talk time
Misc Colors Golden, Silver
Price group [About 360 EUR]
May 3, 2015
April 30, 2015
Begini Modus Prostitusi Online via BBM di Bandung
BANDUNG - Polrestabes Bandung, Rabu (29/4/2015) dini hari tadi, membongkar kasus prostitusi online
yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran. Lalu bagaimana
para pelaku memanfaatkan hal tersebut untuk menyalurkan birahi para
pria hidung belang?
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP M. Ngajib, menjelaskan, para tersangka memanfaatkan media sosial BBM (BlackBerry Messenger) untuk 'mempromosikan' para pekerja seks komersial (PSK) yang akan menjadi sarana birahi pelanggannya.
"Modusnya, tersangka ini membuat grup BBM untuk memperlihatkan foto-foto wanita. Setelah itu para pria yang berminat langsung menghubungi tersangka," terangnya saat menggelar ekspos di Gedung Satreskrim Polrestabes Bandung, Rabu (29/4/2015).
Nantinya jika pria atau konsumen tersebut berminat dengan salah satu wanita maka tersangka, akan mengatur janji agar keduanya bisa bercinta sesaat. Namun sebelum bertemu dengan wanita pesanannya, konsumen harus memperlihatkan bukti telah mem-booking kamar hotel.
Di tempat yang sama, salah seorang tersangka Indracakra, menambahkan, untuk memudahkan komunikasi dia membuat dua grup BBM. Satu grup untuk para pelanggan, sedangkan satu grup lainnya beranggotakan para wanita yang akan menjadi calon mangsa pelanggan.
"Kalau sudah cocok, pelanggan harus memperlihatkan dulu bukti booking hotel. Setelah itu nanti ceweknya bisa datang sendiri, atau diantar. Untuk pembayaran, dibayar pas di kamar sebelum 'main'," katanya.
Dalam kasus ini, pihak kepolisian telah meringkus tiga orang tersangka pada dua kasus prostitusi online berbeda, namun masih satu modus yang sama.
Ketiga tersangka diringkus di Hotel Golden Flower dalam kurun waktu 3,5 jam, yakni Selasa 28 April pukul 21.00 WIB dan Rabu 29 April dini hari sekira pukul 00.30 WIB.
Selain meringkus tiga tersangka, polisi juga mengamankan dua orang PSK yang diduga akan melayani pria hidung belang di hotel yang sama dan barang bukti lain berupa beberapa unit HP, motor, mobil, bukti transfer, dan bon check in hotel.
Kini untuk kepentingan penyelidikan ketiga tersangka telah ditahan. Sedangkan kedua PSK tersebut masih dimintai keterangannya sebagai saksi.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP M. Ngajib, menjelaskan, para tersangka memanfaatkan media sosial BBM (BlackBerry Messenger) untuk 'mempromosikan' para pekerja seks komersial (PSK) yang akan menjadi sarana birahi pelanggannya.
"Modusnya, tersangka ini membuat grup BBM untuk memperlihatkan foto-foto wanita. Setelah itu para pria yang berminat langsung menghubungi tersangka," terangnya saat menggelar ekspos di Gedung Satreskrim Polrestabes Bandung, Rabu (29/4/2015).
Nantinya jika pria atau konsumen tersebut berminat dengan salah satu wanita maka tersangka, akan mengatur janji agar keduanya bisa bercinta sesaat. Namun sebelum bertemu dengan wanita pesanannya, konsumen harus memperlihatkan bukti telah mem-booking kamar hotel.
Di tempat yang sama, salah seorang tersangka Indracakra, menambahkan, untuk memudahkan komunikasi dia membuat dua grup BBM. Satu grup untuk para pelanggan, sedangkan satu grup lainnya beranggotakan para wanita yang akan menjadi calon mangsa pelanggan.
"Kalau sudah cocok, pelanggan harus memperlihatkan dulu bukti booking hotel. Setelah itu nanti ceweknya bisa datang sendiri, atau diantar. Untuk pembayaran, dibayar pas di kamar sebelum 'main'," katanya.
Dalam kasus ini, pihak kepolisian telah meringkus tiga orang tersangka pada dua kasus prostitusi online berbeda, namun masih satu modus yang sama.
Ketiga tersangka diringkus di Hotel Golden Flower dalam kurun waktu 3,5 jam, yakni Selasa 28 April pukul 21.00 WIB dan Rabu 29 April dini hari sekira pukul 00.30 WIB.
Selain meringkus tiga tersangka, polisi juga mengamankan dua orang PSK yang diduga akan melayani pria hidung belang di hotel yang sama dan barang bukti lain berupa beberapa unit HP, motor, mobil, bukti transfer, dan bon check in hotel.
Kini untuk kepentingan penyelidikan ketiga tersangka telah ditahan. Sedangkan kedua PSK tersebut masih dimintai keterangannya sebagai saksi.
DICARI! Admin Situs Prostitusi Online Kalibata City
JAKARTA - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro
Jaya Kombes Pol Heru Pranoto mengatakan, saat ini pihaknya sedang
memburu SK, sosok yang diduga admin situs prostitusi online yang menawarkan jasa 'esek-esek' di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan.
"Kita sedang memburu SK, yang mengoperasikan website prostitusi online yang berlokasi di Apartemen Kalibata City itu," kata Heru, Kamis (30/4/2015)
Heru menuturkan, proses registrasi para pelanggan prostitusi online sebelum dihubungkan dengan para pekerja seks komersial (PSK), diverifikasi terlebih dahulu oleh SK.
SK yang diduga operator situs prostitusi online itu setelah memverifikasi pelanggan, baru bisa menyambungkannya dengan PSK yang dipesan. "Tugas SK diduga melakukan verifikasi terhadap para pelanggan yang pesan," sambungnya.
Selanjutnya, Heru menyampaikan pemburuan terhadap SK, berasal dari telefon seluler BlackBerry yang sudah diamankan polisi.
Dari situ tertera nama Heru dan berdasarkan penyelidikan sementara, ia sebagai admin pemilik password pada situs prostitusi online tersebut. "Nanti setelah tertangkap, kita dalami apa peran SK sebenarnya," tuntas Heru.
Ya , semoga saja cepat terungkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas semua ini.
[sumber : Oke Zone ]
"Kita sedang memburu SK, yang mengoperasikan website prostitusi online yang berlokasi di Apartemen Kalibata City itu," kata Heru, Kamis (30/4/2015)
Heru menuturkan, proses registrasi para pelanggan prostitusi online sebelum dihubungkan dengan para pekerja seks komersial (PSK), diverifikasi terlebih dahulu oleh SK.
SK yang diduga operator situs prostitusi online itu setelah memverifikasi pelanggan, baru bisa menyambungkannya dengan PSK yang dipesan. "Tugas SK diduga melakukan verifikasi terhadap para pelanggan yang pesan," sambungnya.
Selanjutnya, Heru menyampaikan pemburuan terhadap SK, berasal dari telefon seluler BlackBerry yang sudah diamankan polisi.
Dari situ tertera nama Heru dan berdasarkan penyelidikan sementara, ia sebagai admin pemilik password pada situs prostitusi online tersebut. "Nanti setelah tertangkap, kita dalami apa peran SK sebenarnya," tuntas Heru.
Ya , semoga saja cepat terungkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas semua ini.
[sumber : Oke Zone ]
Subscribe to:
Comments (Atom)
